Thursday, February 21, 2008

Dilema

Pernah merasa dilema?? well kali ini g dilema dengan pekerjaan. Antara pindah ke divisi lain atau tetap di divisi semula.

Antara bored work dengan tantangan baru, hayoo pilih yg mana???

Disaat smua orang mencari masa depan, klo g mencari yg gak pernah g lakuin ajah.. rasanya menarik.

Tapi msalahnya klo fee gak naik2 itu gimana ya? apakah bisa kita menjadi idealis diantara semua tuntutan hidup yg ada?
Klau g hidup sendiri itu gak masalah, bagaimana klo menjadi PENANGGUNG, well berat juga kan?

Friday, September 21, 2007

Global Warming

Belakangan ini udah banyak yang udah nyinggung Global Warming, yah.. seperti biasa Indonesia pasti telat, sibuk sama urusan untuk mengenyenangkan diri sendiri gak perduli lingkungan.
Dan belakangan ini tambah parah bangeeeeeeeeet, setiap hari panasnya gak ketulungan : ((, iklim siklusnya berubah, waktu musim hujan hujannya gak dateng2
eh pas mo masuk musim panas banjir dimana2.

Seperti biasa di Indonesia tercinta ini klo lagi musim hujan ke banjiran, klo musim panas ya kekeringan dan ironisnya pemerintah nyantai2 aja, g gak pernah ngeliat mereka ada make a move untuk lingkungan, padahal kita tinggal hanya di bumi ini tapi gak memperhatikan bumi ini.

Lets talk about Jakarta, Jakarta g ibaratkan kaya ketemu wanita cantik di club malam, karena gelap lu semua pasti berasumsi klo si wanita ini cantik tapi waktu lu ajak dia ke tempat terang kwak kwaww....bo' jauh dari cantik or seperti lu ketemu wanita langsing dan sexy tapi waktu dia buka baju lu menemukan selulit or keriput dimana2 atau bahkan koreng2, makannya jangan tertipu cantiknya Jakarta. Padahal dia sakit di dalamnya

G seh cinta Jakarta juga, tapi g kasian ama Jakarta warganya gak ada yg perhatiin unt kesehatannya. G kasih contoh deh, sekarang dimana2 pasti macet hampir gak ada tempat di jakarta yang bebas macet, dan setiap kendaraan yg di pergunakan mungkin hanya 5 % yang uji emisi, gak pagi, siang, sore, malam kabut polusi nyelimutin jakarta alhasil orang2 yg mengirupnya pasti lambat laun jadi sakit, dari sakit yg biasa sampe sakit yg parah.

Polusi udara, dianggap sepertinya dianggap remeh tapi liat akibatnya temperatur bertambah panas, ampe kutub esnya udah mencair. Hutan di Kalimatan dan Sumatra di gundulin, banyak mafia kayu n di bakar juga ohh Tuhan lengkap lah penderitaan ini padahal Kalimantan adalah salah satu Paru2 Dunia, bayangin klo di Kalimantan udah gak ada hutan, nasip kita gimana jadinya.

Rasanya klo ngebahas ini g mo nangis, polusi meraja lela di mulai dari polusi udara, air, tanah, suara, dll tapi yang paling parah adalah polusi udara dan air.
Air bersih udah mulai langka, bahkan di rumah g sendiri air bersih jadi rebutan klo lagi kemarau, ini semua efek dari global warming.

Dan parahnya lagi jarang sekali orang yg perduli, klo dalam 1 rumah ada 4 mobil pasti mobilnya semua keluar setiap hari, mereka gak berfikir dengan banyak mobil yg keluar pasti akan macet, polusi, spend uang unt bensin, blom lagi unt tol n parkir well mungkin g agak kuno or what ever tapi pikir deh efek dari itu semua.

Itu blom dari hal yg lain misalnya harusnya kita hemat listrik, air dll banyak banget yg harus dibenahin, tapi sekali lagi jarang banget orang yg a ware unt hal ini.

Walaupun sekarang ada Bike To Work www.b2w-indonesia.or.id, waktu denger komunitas mereka aja g seneng banget kaya khayalan jadi nyata, orang2 pergi ke kantor or kemanapun naik sepeda, badan jadi sehat (klo diantara polusi hmm siap masker bisa2 malah bengek), gak ada polusi, n gak ada pengeluaran unt bensin.

Tapi gimana dengan bangunan2 tinggi yg sedang marak banget di bangun, Mall, Gedung Perkantoran, Apartemen, Hotel sebenernya seh oke2 aja pembangunan, tapi liat sekitar dong, sekarang mall, hotel, perkantoran desek2an di Jakarta dan gak ada taman kota or hutan kota, dan rata2 dari semua bangunan itu terbuat dari kaca, yang buat bangunan itu pasti arsitek yg ok banget, pendidikan pasti tinggi tapi masa dia pake KACA lagi hello....bagaimana dengan clientnya yg mungkin mau pake KACA, si client pasti uangnya banyak, n sangat mugkin pendidikannya tinggi, dan tau tentang issue yg beredah tapi kenapa mereka pilih KACA lagi??? kaca kan salah satu penyebab Global Warming.

Whew ....yg pendidikan tinggi aja gak perdulu gimana denga orang yg gak berpendidikan jadinya.

Wahai para penguasa, para konglongmerat, kaum educated please saatnya kita berfikir LEBIH untuk lingkungan, SAVE THE ONLY WOLRD buddy.....

Monday, July 16, 2007

Worry

Belakanga ini sakit g mulain berasa lagi, mulain berasa seperti beberapa tahun yg lalu....
setiap sakit itu dateng g mulai khawatir, harusnya g jaga makanan tapi g nakal gak jaga...g khawatir sama masa depan g .....

Mungkin g kurang pasrah,berusaha dan berdoa, g yakin Allah kasih g sakit ini dengan banyak alasan tapi g yakin Dia akan kasih g kesembuhan...

Tapi kalau sakit ini datang perasaan g jadi gak jelas, g takut unt operasi lagi...

Thursday, May 17, 2007

teima kasih kembali....

Hari ini iseng2 jalan2 ke blog orang seperti biasa ada beberapa blog yg suka g baca eh masa ada tulisan kaya gini :

Btw...yang nulis ini siapa ya? http://smurfink.blogspot.com/2006_03_01_archive.html

just wanna say...thank you so much ya.. :D

Dari :

http://rivariv.blogs.friendster.com/rivariv/2007/04/ramalan_bintang.html


Nafas g langsung berenti (wakakak), otak g berfikir cepat ampe keringetan man, dari mana dia tau blog g yg nulis tgg dia padahal hanya beberapa orang aja yg tau blog g n g juga jarang buka blog g sendiri (klo lagi inget aja maklum sibuk berat bow).
Mari perdalam ini g nulis blog ceritanya gak mo di share ama orang buat g sendiri aja, biar tulisan g yg kadang2 malu2in gak bikin g malu suatu hari ....

Tapi damn....pas g baca blog ni orang trus g buka blog g (agak sulit, karena g lupa password g : P) tapi akhirnya berhasil juga man, trus g baca tulisan g tgg ni orang trus g ketawa ngakak aja ampe bego bisa2nya g nulis hal2 yg aneh man (adalah yg , besok2 lagi g gak mau ah MALU.... (padahal itu becanda aja, jailannya g)...

Padahal g yakin banget cuma g aja n 1 or 2 temen g yg baca eh ternyata....

To RivaRiv thanks unt inspirasi g unt buat blogs, setiap g baca blogs dia g pasti punya ide unt nulis apa gitu walau pun kadang2 gak jadi nulis karena lupa.

Keep a good work man.....

Monday, November 13, 2006

Biosolar...akhirnya...

BIOSOLAR SEBAGAI BAHAN BAKU ALTERNATIF

Sejak tanggal 20 Mei 2006 lalu, Pertamina telah meluncurkan biosolar. Hal ini dikarenakan semakin menipisnya cadangan minyak dalam perut bumi Indonesia dan pencemaran udara yang kian memprihatinkan. Penggunaan energi alternatif yang terbaru dan rendah polusi ini memang mendesak.

Untuk membuat biosolar dibutuhkan FAME (fatty acid methyl aster) atau minyak nabati. Salah satu bahan baku yang bisa dipakai untuk mendapatkan FAME adalah minyak goreng bekas atau biasa dikenal dengan minyak jelantah.

Pada tahun 2005, konsumsi minyak goreng di Indonesia mencapai 6,4 juta ton. Minyak goreng tersebut tentu tidak akan habis begitu saja. Sisanya akan menjadi minyak goreng bekas atau yang biasa dikenal dengan minyak jelantah.

Jika kita mampu mengumpulkan 25% dari produk minyak goreng bekas dan mengolahnya, maka akan kita mendapat FAME sekitar 1,6 juta ton atau setara dengan 32 juta ton biosolar B5 (biosolar dengan campuran 5% FAME dan 95% petrosolar).
Selain minyak jelantah, masih ada beberapa yang bahan baku yang bisa dipakai untuk membuat FAME. Di antaranya CPO off grade, limbah cair pabrik kelapa sawit dan minyak goreng, serta stearin dan crude stearin.

Rama Prihandana, Roy Hendroko dan Makmuri Nuramin menjabarkan bahan baku tadi dalam buku Menghasilkan Biodiesel Murah yang diterbitkan oleh AgroMedia Pustaka. Melalui buku tersebut ketiga pakar ini mencoba memberikan alternatif lain untuk menghasilkan biodiesel murah dengan memanfaatkan bahan baku yang ada di sekitar kita.

Biosolar Sebagai Bahan Baku Alternatif

Sejak tanggal 20 Mei 2006 lalu, Pertamina telah meluncurkan biosolar. Hal ini dikarenakan semakin menipisnya cadangan minyak dalam perut bumi Indonesia dan pencemaran udara yang kian memprihatinkan. Penggunaan energi alternatif yang terbaru dan rendah polusi ini memang mendesak.

Untuk membuat biosolar dibutuhkan FAME (fatty acid methyl aster) atau minyak nabati. Salah satu bahan baku yang bisa dipakai untuk mendapatkan FAME adalah minyak goreng bekas atau biasa dikenal dengan minyak jelantah.

Pada tahun 2005, konsumsi minyak goreng di Indonesia mencapai 6,4 juta ton. Minyak goreng tersebut tentu tidak akan habis begitu saja. Sisanya akan menjadi minyak goreng bekas atau yang biasa dikenal dengan minyak jelantah.

Jika kita mampu mengumpulkan 25% dari produk minyak goreng bekas dan mengolahnya, maka akan kita mendapat FAME sekitar 1,6 juta ton atau setara dengan 32 juta ton biosolar B5 (biosolar dengan campuran 5% FAME dan 95% petrosolar).

Selain minyak jelantah, masih ada beberapa yang bahan baku yang bisa dipakai untuk membuat FAME. Di antaranya CPO off grade, limbah cair pabrik kelapa sawit dan minyak goreng, serta stearin dan crude stearin.Rama Prihandana, Roy Hendroko dan Makmuri Nuramin menjabarkan bahan baku tadi dalam buku Menghasilkan Biodiesel Murah yang diterbitkan oleh AgroMedia Pustaka. Melalui buku tersebut ketiga pakar ini mencoba memberikan alternatif lain untuk menghasilkan biodiesel murah dengan memanfaatkan bahan baku yang ada di sekitar kita.

Biosolar...akhirnya...


Biosolar Sebagai Bahan Baku Alternatif

Oleh Newsroom
Kamis, 19 Oktober 2006

Sejak tanggal 20 Mei 2006 lalu, Pertamina telah meluncurkan biosolar. Hal ini dikarenakan semakin menipisnya cadangan minyak dalam perut bumi Indonesia dan pencemaran udara yang kian memprihatinkan. Penggunaan energi alternatif yang terbaru dan rendah polusi ini memang mendesak.

Untuk membuat biosolar dibutuhkan FAME (fatty acid methyl aster) atau minyak nabati. Salah satu bahan baku yang bisa dipakai untuk mendapatkan FAME adalah minyak goreng bekas atau biasa dikenal dengan minyak jelantah.

Pada tahun 2005, konsumsi minyak goreng di Indonesia mencapai 6,4 juta ton. Minyak goreng tersebut tentu tidak akan habis begitu saja. Sisanya akan menjadi minyak goreng bekas atau yang biasa dikenal dengan minyak jelantah.

Jika kita mampu mengumpulkan 25% dari produk minyak goreng bekas dan mengolahnya, maka akan kita mendapat FAME sekitar 1,6 juta ton atau setara dengan 32 juta ton biosolar B5 (biosolar dengan campuran 5% FAME dan 95% petrosolar).
Selain minyak jelantah, masih ada beberapa yang bahan baku yang bisa dipakai untuk membuat FAME. Di antaranya CPO off grade, limbah cair pabrik kelapa sawit dan minyak goreng, serta stearin dan crude stearin.

Rama Prihandana, Roy Hendroko dan Makmuri Nuramin menjabarkan bahan baku tadi dalam buku Menghasilkan Biodiesel Murah yang diterbitkan oleh AgroMedia Pustaka. Melalui buku tersebut ketiga pakar ini mencoba memberikan alternatif lain untuk menghasilkan biodiesel murah dengan memanfaatkan bahan baku yang ada di sekitar kita.

Sunday, October 22, 2006

Bosan

Udah waktunya libur dari kantor, menjelang lebaran gini orang2 pada sibuk sama urusan masing2, kecuali g. G dihinggapi rasa bete yg mendalam, karena biasaya g kerja taoi sekarang di rumah seharian al hasil g pergi ke warnet deket rumah untuk ngebunuh rasa bete g.

Pagi : Bangun tidur menjelang siang trus nonton TV
Siang : Tidur kecapean nonton TV
Sore : Bangun tidur kecapean tidur (nah lo...)
Malam : Gak jelas mo ngapain......

Udah rutinitas g tiap hari, berhubung pacar gak punya, mo jalan ama temen pada sibuk masing2...yah mo gimana lagi...

Masuk ke wanet isinya abg semua yg kecanduan game (udah gitu berisik banget sama ..ya u know la..)

Penentuan

Malam ini adalah malam penentuan untuk hari raya besok, jatuh tanggal 23 ato 24. Tapi menurut para kyai NU tgl 24 baru Lebaran.

Setelah itikaf kemaren malam, rasanya banyak hal yg gak terpikirkan sekarang bisa lebih introspeksi ternyata musuh kita adalah diri sendiri, ego yg kita punya dan yg kita pertahankan.

Sebulan lamanya kita menjalankan ibadah puasa tapi yg didapat apa ya kecuali lapar n haus, am i got something for it?
G baru sadar betapa kikirnya dan sombongnya g, di tengah pendermaan yg ada tapi selalu berbicara dibelakang tentang kesusahan. Yakin ikhlas tapi ternyata....

Ternyata g picik sekali picik bgt pola pikirnya. Jauh dari apa yg diharuskan.

Semoga Allah SWT, mengampuni segala dosa2 yg di perbuat baik sengaja ato tidak.Dan memerima segala amal ibadah kita. Amien

Friday, October 20, 2006

Menghitung Hari

Idul Fitri tinggal menghitung hari, gak terasa Ramadhan akan berakhir. Tapi apa yg udah di dapet di bulan ini ya?? sudah bisa lebih baik kah? tapi ibadah ini masih kurang blom bisa maksimal.

Tapi Alhamdullilah sudah di pertemukan dengan bulan Ramadhan ini, insyaallah di akan pertemukan di bulan Ramadhan yg akan datang. Bila masih ada umur....

Ya Robb..Ampunilah segala dosa- dosa ku, terimalah segala amal ibadah ku.
Semoga di hari yg fitri nanti aku akan fitri kembali...amien.

Minal Aidhin Walfaidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin